RE: Alasan dan Sebab Kenapa Tuhan Menciptakan Setan/Iblis ?

Saya ingin bertanya karena saya penasaran dengan sesuatu yang terjadi didunia ini. Masalah tentang setan. Apa alasan dan sebab tuhan menciptakan setan atau iblis ? apakah allah memang sengaja menciptakan iblis dan setan untuk menggoda manusia ?

Saya orang yang ber agama Islam. Setelah saya belajar Al-kitab juga ternyata ceritanya hampir mirip juga. Adam dan Hawa memakan buah Holdi karena di goda oleh setan sehingga tuhan marah dan mengusir Adam hidup di DUNIA.

Allah maha mengetahui. Apakah kalian sepakat ? jika Iya. Jelas Tuhan Allah S.W.T tau bahwa Setan tidak mau sujud pada manusia ketika disuruh oleh ALLAH. Lantas mengapa Allah menyuruh setan untuk sujud ? Bukankah ini seperti bermain main ?

Tolong Yang Paham di Jawab terima kasih

00_00 SMP Ditanyakan on 1 April 2017 pada Agama.
Tambah Komentar

Karena Allah ingin menguji keimanan setiap manusia yang terlahir ke dunia. Sebelumnya, Iblis adalah sebuah nama yang Allah berikan kepada Azazil (golongan Jin). Azazil dulunya tunduk pada Allah bahkan ia pernah menjadi pemimpin para Malaikat sebelum Adam diciptakan. Setelah Adam diciptakan, ketundukannya pada Allah mulai memudar di mana ia membangkang atas perintah-Nya untuk sujud pada Adam. Saat itu Malaikat sujud semuanya. Di saat itulah Azazil diberi nama oleh Allah “IBLIS” dan langsung terusir dari surga-Nya.

Setelah terusir, Iblis berdo’a pada Allah salah satunya yaitu untuk menggoda cucu-cucu Adam dan Allah Kabulkan. Iblis tidak sendiri untuk menjalankan misinya. Iblis punya pengikut (bala tentara) yaitu setan. Setan di sini ada yang dari golongan Jin maupun Manusia. Setan adalah makhluk yang jauh dari jalan Allah.

Justru itu, Rasulullah SAW berpesan kepada umatnya sebelum kematiannya di mana untuk tetap berpegang teguh pada tali Allah yaitu Al-Qur’an & As-Sunnah. Al-Qur’an adalah berisi kalam Allah (petunjuk hidup) sementara As-Sunnah adalah berisi cerminan pada diri Rasulullah  (perbuatan dan perkataan).

Ibarat di suatu sekolah yang memiliki guru dan murid. Guru akan mengadakan ujian sekolah minggu depan. Murid pun diharapkan untuk bisa menyelesaikan ujian dengan baik agar memperoleh nilai ujian yang baik dan akan dinyatakan lulus. Sebaliknya, murid akan dinyatakan tidak lulus. Maka, guru meminta kepada murid agar belajar (membaca buku) di rumah.

Sama halnya, ketika manusia berpegang pada tali Allah (Al-Qur’an & As-Sunnah), pasti hidupnya akan bahagia dunia & akhirat. Sebaliknya, akan merugi dunia & akhirat. Jadi, letak ujiannya ada pada kehidupan manusia itu sendiri dan ujiannya adalah Iblis & Setan (godaannya). Artinya apakah manusia memilih tunduk (baik) atau bangkang (buruk) pada-Nya. Ketika memilih tunduk, manusia akan dinyatakan lulus (masuk surga). Sebaliknya, manusia akan dinyatakan tidak lulus (masuk neraka).

KESIMPULAN: Iblis & setan diciptakan oleh Allah sebagai ujian buat manusia. Tapi, itu masih salah satunya dan masih banyak lagi ujian-ujian yang lain seperti Dajjal. Ketika Dajjal keluar ke dunia, setiap manusia yang berjumpa dengannya akan tunduk padanya baik itu mereka yang imannya sedikit maupun banyak dan mengangkatnya sebagai Tuhan maka gugurlah iman mereka (Syirik). Jadi, Rasulullah SAW meminta umatnya agar membaca 10 ayat terawal ataupun 10 ayat terakhir (sekaligus berdo’a) di ujung salat agar dijauhkan dari Dajjal.

 

Catatan:

Kehidupan = Sekolah

Iblis & Setan (Godaan) = Ujian

Berpegang Pada Al-Qur’an & As-Sunnah = Belajar

Pahala = Nilai Baik

Dosa = Nilai Buruk

Tunduk = Rajin

Bangkang = Malas

Masuk Surga = Lulus

Masuk Neraka = Tidak Lulus

Bertobat = Evaluasi Diri Agar Lulus (Malas menjadi Rajin)

 

Terima kasih

TK Terjawab on 7 April 2017
Tambah Komentar

Jawaban Anda

Dengan memposting jawaban, anda setuju dengan Kebijakan Privasi dan ketentuan layanan.