RE: Bolehkan menghindari seseorang demi kebaikan ?

Saya mau bertanya. Saya punya kenalan di dunia maya. Waktu saya kenal dia, bisa dibilang  dia dalam kondisi terpuruk karena calon istrix meninggal dan dia kena sakit jantung. Pertemanan kami hanya sebatas telp dan sms atau chatting belum pernah bertemu hingga saat ini. Sejak itu dia kembali semangat untuk melanjutkan hidup (menurut dia dan keluarga). Dan akhirnya dia dijodohkan dengan kakak dari calon istrinya yang meninggal dan akhirnya mereka pun menikah dan sekarang dikaruniai 1 orang anak, walaupun sebenarnya dia tidak mencintainya hingga saat ini (menurut pengakuan dia)

setelah dia menikah saya memutuskan untuk mulai menjaga jarak dengan dia, karena saya menjaga perasaan istri dia.  Tapi dia gak terima dg sikap saya yg menghindar. dia mengatakan sakitnya makin parah dan sering kambuh sejak saya menghindar. Hmpir tiap hri dia mnghubungi saya agar saya ttp mw kmnikasi dg dy sprti wkt dy blm mnikah  tp saya tdak mau. Karena saya merasa keadaan sudah berbeda ketika dia belum menikah.  Apalagi sebentar lgi saya juga akan menikah dg pria pilihan saya. Saya hrs bgmana apakah sikap  saya memang salah, ditambah lagi dy suka nekat bahkan sampai menelpon ktmpat krj saya krn ponsel saya tdk bs dy hubungi. bahkan dia suka mengancam saya akan bunuh diri dan menceraikan istrinya kalo saya tetap menjaga jarak dengan nya. Masalah ini sudah saya ceritakan kepada calon suami saya, dan diapun mengingkan sebaiknya saya menjaga jarak dengan dia. Mohon sarannya.
Tanizaki TK Ditanyakan on 24 May 2017 pada Curhat.
Tambah Komentar

Sebainya di jauhi saja itu sudah tepat 🙂

SMA Terjawab on 1 July 2017
Tambah Komentar

Jawaban Anda

Dengan memposting jawaban, anda setuju dengan Kebijakan Privasi dan ketentuan layanan.