RE: Kenapa dunia terasa hampa tanpa sholat ?

Assalamualaikum semuanya saya adalah seorang yang selalu memikirkan hal-hal yang tidak biasa orang pikirkan. Saya selalu berfikir dari sudut berbeda. Saya sering mendapat cibiran dan hinaan dari orang orang sekitar saat saya memberikat statement. Hidup saya terasa berada dalam batasan sosial.

Saya merasakan kehampaan tanpa sholat. kenapa sholat iu begitu penting ? kenapa ketika saya sujud seakan-akan saya menghilangkan ego saya. saya seperti makhluk yang lemah tanpa daya.

Saya merasakan ketenangan saat sholat. Namun ketika saya tidak sholat kehampaan selalu menghampiri saya, ada apa dengan sholat ? kenapa sholat begitu berpengaruh pada hidup saya ?

 

Anakdesa Sarjana Ditanyakan on 3 November 2016 pada Kejadian.
Tambah Komentar

الصلاة عماد الدين, فمن اقامها فقد اقام الدين ومن هدمها فقد هدم الدين

Sholat itu adalah tiang agama (Islam), maka barangsiapa mendirikannya maka sungguh ia telah mendirikan agama (Islam) itu dan barangsiapa meninggalkannya maka sungguh ia telah merobohkan agama (Islam) itu.

Dasar Hukum:
Hukum melaksanakan shalat lima waktu ini adalah wajib atau fardu `ain, yaitu sesuatu yang diharuskan dan yang mengikat kepada setiap individu seorang muslim yang telah dewasa, berakal sehat, balig (mukallaf). Apabila salat wajib ini ditinggalkan. maka orang yang meninggalkannya mendapat dosa dari Allah SWT.
فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلَاةَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ ۚ فَإِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ ۚ إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

Artinya :

Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. (QS. al-Nisa’: 103).

“Dan dirikanlah sholat itu untuk mengingat-Ku. ” QS Thoha: 14

SALAT MENJADIKAN JIWA TENTERAM

Shalat mendidik setiap muslim dengan pendidikan yang menakjubkan, sehingga memformatnya menjadi manusia yang sempurna. Seorang muslim yang mengerjakan shalat dengan baik maka akan membuat kehidupannya penuh kedamaian, ketenteraman, berkah, kebaikan, kedisiplinan, rasa persaudaraan sesama muslim serta terhindar dari perbuatan tercela, keji dan mungkar.

Dalam muktamar ke-7 Organisasi Al’Ijaz al-Ilmi sebuah lembaga yang mengkhususkan diri meneliti rahasia dan keajaiban ilmu pengetahuan yang ada dalam kandungan Al-qur’an dan Hadist, di Dubai Qatar menyimpulkan bahwa rutinitas shalat yang baik tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga mendatangkan manfaat dari segi aqliyah, ruhiyah dan jasadiyah.
Begitu pula, Prof. Dr, H.A.Saboe, Guru Besar Universitas Padjajaran telah melakukan penelitian dan menggali secercah hikmah yang dapat diperoleh dari gerakan-gerakan ibadah shalat yang tidak sedikit artinya bagi kesehatan jasmaniyah, dan dengan sendirinya membawa efek pula kepada kesehatan rohaniyah (mens sana in corpore sano).

Demikian itu karena shalat yang kita lakukan dengan baik akan membiasakan kita untuk berfikir positif, melatih konsentrasi, memperkuat daya ingat dan memadukan keseimbangan antara otak kiri dan otak kanan. Dengan shalat otak kita menjadi fresh dan nyaman kembali sehingga hal itu akan dapat mengheningkan dan merelaksasikan pikiran kita.

Shalat yang kita jalankan dengan penuh kesungguhan, khusyu dan ikhlas akan menumbuhkan persepsi, dan motivasi positif. Orang yang mengamalkan shalat dengan baik, akan menghadapi hidup secara realistis dan optimis. Dengan shalat yang baik kita akan merasakan bahwa Allah SWT adalah segala-galanya. Dan dengan demikian kita akan terhindar dari rasa takut dan khawatir, sehingga hatipun menjadi tenang. Hati yang tenang akan menyebabkan kita merasa rileks dan tidak tegang (stress), yang pada gilirannya otak akan mudah menyerap pelajaran yang kita pelajari.

Wallahu’alam Bisshawab.

Note :

(Saya hanya memberi jawaban dari apa yang agan tanyakan. Bukan bermaksud menggurui, karena jika menyangkut nama “agama” saya tidak berani menggurui karena takut  tidak bisa mempertanggung jawabkan apa  yang disampaikan diatas . 

Semoga tulisan yang diambil dari berbagai sumber ini bisa membantu agan dan membantu saya juga dalam mengerjakan sholat  dan menambah keimanan)

Doktor Terjawab on 3 November 2016
Tambah Komentar

Jawaban Anda

Dengan memposting jawaban, anda setuju dengan Kebijakan Privasi dan ketentuan layanan.