Apa itu Begu Ganjang Adalah ?

Mungkin disini ada orang sumatra khususnya orang batak yang bisa menjelaskan ke saya tentang begu ganjang. Sebenernya sudah dulu lama pernah dengar nama begu ganjang. Tapi belum ketemu jawabannya udah cari di google belum ada yang bisa jelasin secara detail.

Barusan juga liat video tentang begu ganjang. 

(BEGU GANJANG DISUMATERA UTARA)
jalan pergaulan ujung, kelurahan sukadame,kecamatan siantar utara !

Kalo ada yang bisa jelasin boleh dong jawab pertanyaan saya tentang misteri  begu ganjang.

SMA Ditanyakan on 31 October 2016 pada Kejadian.
Tambah Komentar
6 Jawaban
Jawaban Terbaik

Keberadaan begu ini diakui karena memang orang Batak mengenal tiga konsep “roh”, yaitu: Tondi, Sahala dan Begu.
Tondi adalah jiwa atau roh seseorang yang merupakan kekuatan, oleh karena itu tondi memberi nyawa kepada manusia.
Tondi didapat sejak seseorang di dalam kandungan. Bila tondi meninggalkan badan seseorang, maka orang tersebut akan sakit atau meninggal, maka diadakan upacara mangalap (menjemput) tondi dari sombaon yang menawannya.

Sahala adalah jiwa atau roh kekuatan yang dimiliki seseorang. Semua orang memiliki tondi, tetapi tidak semua orang memiliki sahala. Sahala sama dengan sumanta, tuah atau kesaktian yang dimiliki para raja atau hula-hula.
Begu adalah tondi orang telah meninggal, yang tingkah lakunya sama dengan tingkah laku manusia, hanya muncul pada waktu malam. Beberapa begu yang ditakuti oleh orang Batak, yaitu:

1. Sombaon, yaitu begu yang bertempat tinggal di pegunungan atau di hutan rimba yang gelap dan mengerikan.
2. Solobean, yaitu begu yang dianggap penguasa pada tempat tempat tertentu
3. Silan, yaitu begu dari nenek moyang pendiri huta/kampung dari suatu marga
4. Begu Ganjang, yaitu begu yang sangat ditakuti, karena dapat membinasakan orang lain menurut perintah pemeliharanya.

Demikianlah religi dan kepercayaan suku Batak yang terdapat dalam pustaha, yang walaupun sudah beragama, dan berpendidikan tinggi orang batak belum mau meninggalkan religi dan kepercayaan yang sudah tertanam di dalam hati sanubari mereka.

Begu ganjang adalah, konon, hantu peliharaan yang bisa disuruh pemiliknya untuk mencari kekayaan, dengan syarat mengorbankan nyawa manusia sebagai tumbal.
Begu ganjang; kalau diterjemahkan bebas menjadi hantu panjang.
Menurut cerita dari mulut ke mulut, begu ganjang di zaman dulu sengaja dipelihara oleh warga untuk menjaga ladang atau lahan pertanian.

Sumber (facebook orang sumatera yang menceritakan tentang begu ganjang)

Sarjana Terjawab on 31 October 2016

Penjelasan paling lengkap

on 31 October 2016.
Tambah Komentar

Begu ganjang itu mahluk setan . Begu ( setan ) ganjang ( panjang atau tinggi ) begu setan yan rupanya menyerupai harimau yang tinggi.
Dan mitosnya saat begu datang kita tidak boleh melihat ke atas. Dan untuk mengusirnya kita harus telanjang bulat (surya TMP IPB 51)

Doktor Terjawab on 31 October 2016
Tambah Komentar

Dulunya begu ganjang itu digunakan untuk menjaga lahan atau wilayah kita. Tapi baru baru ini disalahgunain, banyak yg gunakan untuk menambah kekayaan dwngan cara kotor dan umpan baliknya ya nyari tumbal, biasanya bayi yang baru lahir.

Megister Terjawab on 31 October 2016
Tambah Komentar

Dulu saya sering denger tuh istilah begu ganjang (dalam bahasa indo artinya hantu panjang/tinggi). Dia sering ngincar balita atau juga anak2 kecil. Tapi saya tidak pernah melihat kejadiannya lsg sih. :cool

SMA Terjawab on 31 October 2016

klo ngeliat CC kuat ..? :ngakak

on 1 November 2016.
Tambah Komentar

Begu Ganjang dipercaya sebagai Makhluk ghaib peliharaan untuk melaksanakan perintah sipemilik. Masyarakat yang yakin keberadaan hantu piaraan ini mengatakan, bahwa tujuan dari pemeliharaan hantu begu ganjang pada awal mulanya adalah untuk menjaga area persawahan dan harta benda dari pencuri. Namun belakangan ini, si empunya menyebutkan menggunakan peliharaannya ini adalah untuk membunuh orang lain.

Pada bagian yang ini, begu ganjang lebih dikenal seperti halnya santet. Jika terjadi suatu hal-hal yang dianggap mencurigakan di satu desa, semisal terjadi wabah yang membuat warga meninggal atau sakit di satu wilayah secraa beruntun, begu ganjang pun sering dituduh sebagai biang keroknya. Isu ini berlanjut beredar dan provokasi pun terjadi. Mereka yang telah dituduh sebagai pemelihara begu ganjang pun menjadi korban warga. Berulang kali terjadi penghakiman yang sangat kejam yang hanya didasarkan pada asumsi mayoritas warga.

Contoh kejadian seperti ini pernah terjadi yaitu terjadi Pada tanggal 15 Mei 2010,  dimana tiga warga dari Dusun Buntu Raja Desa Sitanggor, Kec. Muara, Tapanuli Utara, yaitu pemimpin keluarga (Gibson Simaremare), istrinya yaitu (Riama br Rajaguguk) 65 ntahun, dan anaknya yaitu (Lauren Simaremare) berumur 35, tewas dan dibakar hidup-hidup setelah dituduh sebagai pemelihara begu ganjang.

Sarjana Terjawab on 1 November 2016
Tambah Komentar

baru liat dari facebook kata’a buat santet dan hatu nya bisa berubah jadi panjang

SMA Terjawab on 1 November 2016
Tambah Komentar
  • Jawaban Anda

    Dengan memposting jawaban, anda setuju dengan Kebijakan Privasi dan ketentuan layanan.