apakah sunat itu penting ? ( diluar konteks agama dan tradisi )

menurut saya jika dengan alasan kebersihan, tetap saja harus di bersihkan setiap mandi dan tanpa di sunat pun penis akan bersih jika di bersihkan setiap mandi.

jika alasan kenikmatan, sunat membuat penis kurang sensitive. karena hilang nya kulit kulup sehingga kepala penis akan terbuka terus dan kepala penis akan semakin kebal terhadap gesekan

TK Ditanyakan on 31 October 2016 pada Pengetahuan.
Tambah Komentar
4 Jawaban

Sunat atau khitan atau sirkumsisi (Inggris: circumcision) adalah tindakan memotong atau menghilangkan sebagian atau seluruh kulit penutup depan dari penis. Frenulum dari penis dapat juga dipotong secara bersamaan dalam prosedur yang dinamakan frenektomi. Kata sirkumsisi berasal dari bahasa Latin circum (berarti “memutar”) dan caedere (berarti “memotong”). (wikipedia)

Menurut literatur AMA tahun 1999, orang tua di AS memilih untuk melakukan sunat pada anaknya terutama disebabkan alasan sosial atau budaya dibandingkan karena alasan kesehatan. Akan tetapi, survei tahun 2001 menunjukkan bahwa 23,5% orang tua melakukannya dengan alasan kesehatan.

Urusan kesehatan sih tergantung pada kebiasaan pada diri masing-masing. kalau agan jamin bisa bersih ya sah sah saja tanpa sunnat. namun yang di takutkan kan karena menghindari penyakit saat kita selesai kencing takut ada kotoran yang masih ada. seperti pernyataan dokter ini.

“Manfaatnya bisa menghindari penumpukan kotoran. Sebab setelah kencing, biasanya masih ada tersisa di kulit (kulup penis) yang akhirnya dapat menyebabkan iritasi kronis. Iritasi kronis inilah yang bisa menjadi risiko kanker penis,” kata DR. dr. Nur Rasyid, SpU(K) Ketua Departemen Urologi RSCM (detikHealth)

Doktor Terjawab on 1 November 2016
Tambah Komentar

Sunat dikenal dengan nama sirkumsisi di dunia kedokteran. Sunat pada anak lai-laki memiliki manfaat bagi kesehatan, di antaranya mencegah infeksi saluran kemih, hingga AIDS. Di Amerika saja, setiap tahunnya ada sekitar 55 – 65% bayi baru lahir yang disunat dalam 10 hari pertama setelah lahir.

Sunat dilakukan dengan cara memotong dan membuang lapisan luar pembungkus ujung penis (kulup). Tujuannya untuk menjaga kebersihan organ penis. Sebab, di balik kulup merupakan tempat persembunyian ideal bagi kotoran, virus, dan bakteri yang terbawa oleh urin.

Dari sisi kesehatan, bila tidak dibersihkan, kotoran yang tertahan itu bisa menyebabkan infeksi dan menimbulkan berbagai penyakit pada kelamin.

Baca juga:
Kontroversi Sunat Anak Perempuan

Sarjana Terjawab on 1 November 2016
Tambah Komentar

5 Manfaat Sunat untuk Kesehatan Pria

1. Manfaat sunat untuk menjaga kebersihan. Dengan sunat, akan membuat pria lebih mudah membersihkan penisnya. Sunat dapat menghindari penumpukan kotoran. Sebab setelah kencing, biasanya masih ada tersisa di kulit (kulup penis) yang akhirnya dapat menyebabkan iritasi kronis. Kebersihan penis tentu bisa melindungi pria dari berbagai penyakit menular. Selain itu bagian ujung penis pria merupakan tempat tumbuhnya banyak bakteri. Jika tidak dikhitan, pria berisiko menderita inflamasi yang berujung pada berbagai masalah kesehatan.

2. Manfaat sunat untuk menghindari kanker prostat. Penelitian di Universiy of Quebec’s INRS-Institut Armand-Frappier di Montreal, Kanada menyebutkan bahwa sunat akan mengurangi risiko terinfeksi penyakit kelamin menular yang menjadi salah satu penyebab kanker prostat.

3. Manfaat sunat untuk menghindari HIV. Pria yang sudah dikhitan memiliki risiko rendah untuk terkena penyakit menular seksual, salah satunya adalah HIV. Menurut penelitian Dr. Lance Price dan rekan-rekannya dari George Washington University, AS, sunat dapat mengurangi resiko terinfeksi HIV hingga 50 persen. Penelitian tersebut dilakukan dengan membandingkan orang yang mengikuti sunatan masal yang dilakukan di uganda dan yang tidak mengikuti sunatan masal tersebut. Dari hasil penelitian tersebut diketahui bahwa setelah disunat, jumlah total bakteri yang ada di kulup penis partisipan menurun secara signifikan. Selain itu prevalensi bakteri anaerob (organisme yang tak dapat hidup tanpa oksigen) menjadi berkurang. “Anda menghilangkan kulupnya dan jumlah oksigen yang ada di penis menjadi meningkat sekaligus menurunkan kelembabannya. Dengan mengubah ekosistem yang ada di penis maka penis tidak menjadi sarang virus.

4. Manfaat sunat untuk menghindari infeksi ginjal & kandung kemih. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Brian Morris, profesor ilmu kedokteran molekular dari Sydney Medical School, University of Sydney, disebutkan bahwa anak laki-laki yang tidak dikhitan sepuluh kali lebih rentan terserang infeksi ginjal, kandung kemih, dan uretra daripada bocah yang dikhitan.

5. Manfaat sunat sebagai penyumbang Bakteri Baik. Menurut penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Indiana University, populasi bakteri baik secara signifikan dipengaruhi oleh sunat. Bakteri baik tersebut berperan sebagai pelindung. Oleh karena itu sunat atau khitan diketahui dapat mengurangi risiko tertular HIV dan penyakit menular seksual lainnya. Nah, dimanakah letak bakteri baik tersebut pada penis? Bakteri tersebut terletak di bawah kulup penis.

:cool

 

Doktor Terjawab on 1 November 2016
Tambah Komentar

biyar kotoran ilang bro di anu nya 😀 bahkan teman saya ada yang sunat dari lahir/masi kecil lupa pokonya dia sakit dan di suat masi kecil

SMA Terjawab on 2 November 2016
Tambah Komentar
  • Jawaban Anda

    Dengan memposting jawaban, anda setuju dengan Kebijakan Privasi dan ketentuan layanan.