Bagaimana pendapat Anda mengenai ciptaan-Nya di luar angkasa sana?

Bagaimana pendapat Anda mengenai ciptaan-Nya di luar angkasa sana?Salah satu Nebula di Alam Semesta

Assalamu’alaikum

Isyarat Nebula Dalam Al-Quran Jauh Sebelum Sains Menemukannya

Allah Ta’ala Berfirman:
Kemudian Dia Menuju ke langit dan (langit) itu masih berupa asap, lalu Dia Berfirman kepadanya dan kepada bumi, “Datanglah kamu berdua menurut perintah-Ku dengan patuh atau terpaksa.” Keduanya menjawab, “Kami datang dengan patuh.” (Q.S. Fushshilat:11).

Dalam ayat tsb, Allah Menyatakan, “Kemudian Dia Menuju ke langit” dan ada informasi menarik bahwa pada saat Allah menciptakan langit tsb, Allah Nyatakan dalam surat Fushshilat ayat 11, “dan (langit) itu masih berupa asap.” Ini adalah hal informasi menarik yang luar biasa dari Al-Quran.

Ternyata sebelum langit ini diciptakan oleh Allah dengan segala benda langit yang ada di dalamnya, itu hanya merupakan gumpalan asap sebagaimana dalam surat Fushshilat ayat 11.

Berkenaan dengan guumpalan asap, ada hal yang menarik dalam sains modern di mana para ahli astronomi menyatakan bahwa di ruang angkasa, di sela-sela antara bintang-bintang di dalam galaksi terdapat banyak gumpalan-gumpalan asap yang mengandung gas dan debu. Mereka menamakan gumpalan asap ini dengan istilah NEBULA. Kata Nebula berasal dari bahasa latin yang artinya kabut.

Di dalam penelitian para ahli astronomi bahwa nebula itu menunjukkan perilaku yang cukup menarik di mana gas dan debu yang ada di sekitarnya saling tarik menarik satu sama lainnya sehingga menjadi satu gumpalan yang menyatu. Kemudian di sana ada temperatur-temperatur di sekitar mereka yang mempengaruhi, itu terkadang terjadi pemadatan. Begitu terjadi pemadatan, gas yang ada di dalam gumpalan asap tsb menghasilkan fusi nuklir yang sangat tinggi. Dari fusi nuklir ini, akhirnya benda langit tsb mengeluarkan cahaya yang terang benderang. Yang jika kita lihat dari kejauhan, itulah disebut dengan bintang. Subhanallah.

Menurut para ahli astronomi, peristiwa tsb terjadi terus menerus. Setiap saat ada lahir bintang baru, benda langit baru. Dan mereka perhatikan, begitulah cara-cara benda langit tsb terbentuk. Jadi, gumpalan asap tsb menghimpun debu-debu yang ada disekitarnya baik debu yang memantulkan cahaya, debu yang bercahaya sendiri kemudian menyatu, tarik menarik, ada gravitasi, kemudian gasnya itu terhimpit di dalamnya sehingga menimbulkan fusi nuklir yang luar biasa.

Pada saat proses itu terjadi, asal mula itu semua adalah nebula atau gumpalan asap. Dan sehingga para ahli astronomi menyimpulkan bahwa kalau begitu bintang-bintang yang ada pada saat ini, bintang-bintang yang baru dilahirkan melalui suatu proses gumpalan asap, maka mereka mengatakan bahwa bukan tidak mungkin bintang-bintang sebelumnya juga berasal dari asap, bukan tidak mungkin bumi, matahari dan seluruh planet yang ada di tata surya semua berasal dari asap bahkan ada dari mereka yang langsung mengambil kesimpulan bahwa seluruh benda langit yang ada di alam semesta ini berasal dari nebula. Bahkan seluruh alam semesta yang menjadi satu kesatuan, itu asal mulanya dari nebula primer. Artinya nebula yang paling pertama kali ada di alam semesta ini yang diciptakan oleh Allah. Subhanallah.

Para ahli astronomi saling memperdebatkan secara ilmiah persoalan nebula atau gumpalan asap yang merupakan asal mula daripada penciptaan alam semesta, baru terjadi di abad ini. Tapi, subhanallah Al-Quran telah memberitakan sejak 15 abad yang lalu. Alhamdulillah. Allahu Akbar.

Berikut daftar nama nebula yang yang sudah diketahui oleh manusia:
01. Stingray Nebula diameter 0,3 tahun cahaya atau 2,8 petameter atau 1,8 triliun mil.
02. Spirograph Nebula diameter 0,16 tahun cahaya atau 1,5 triliun kilometer atau 0,9 triliun mil.
03. Cat’s Eyes Nebula diameter 0,4 tahun cahaya atau 2,8 petameter atau 2,4 triliun mil.
04. Homunculus Nebula diameter 0,58 tahun cahaya atau 5,5 petameter atau 3,4 triliun mil.
05. Eskimo Nebula diameter 0,68 tahun cahaya.
06. Eight-Burst Nebula diameter 0,8 tahun cahaya.
07. Retina Nebula diameter 0,9 tahun cahaya.
08. Twin Jet Nebula diameter 1,4 tahun cahaya.
09. Boomerang Nebula diameter 1,7 tahun cahaya.
10. Red Square Nebula diameter 2 tahun cahaya.
11. Ant Nebula diameter 2 tahun cahaya.
12. Fox Fur Nebula diameter 2,5 tahun cahaya.
13. Ring Nebula diameter 3,1 tahun cahaya.
14. Butterfly Nebula diameter 3,5 tahun cahaya.
15. Turtle Nebula diameter 4 tahun cahaya.
16. Helix Nebula diameter 5,8 tahun cahaya.
17. Pelican Nebula diameter 7,1 tahun cahaya.
18. Pillars of Creation diameter 8 tahun cahaya.
19. Crab Nebula diameter 11 tahun cahaya.
20. Flame Nebula diameter 16 tahun cahaya.
21. Omega Nebula diameter 22 tahun cahaya.
22. Orion Nebula diameter 24 tahun cahaya.
23. Thor’s Helmet Nebula diameter 30 tahun cahaya.
24. Carina Nebula diameter 60 tahun cahaya.
25. Horsehead Nebula diameter 80 tahun cahaya.
26. Veil Nebula diameter 100 tahun cahaya.
27. Lagoon Nebula diameter 110 tahun cahaya.
28. Rosette Nebula diameter 130 tahun cahaya.
29. Eagle Nebula diameter 140 tahun cahaya.
30. North America Nebula diameter 200 tahun cahaya.
31. Barnard’s Loop Nebula diameter 300 tahun cahaya.
32. Tarantula Nebula diameter 650 tahun cahaya.
33. NGC 604 Nebula diameter 1500 tahun cahaya (14.000.000.000.000.000.000 m atau 8.800.000.000.000.000 mil)

Catatan:
– 1 mil = 1,60934 km
– 1 petameter = 1 x 10e12 km = 1.000.000.000.000 km
– 1 tahun cahaya = 9,461 x 10e12 km = 9.461.000.000.000 km

Sumber: Video Ceramah Habib Rizieq Shihab & Reigarw Comparisons.

Wassalam

TK Ditanyakan on 16 April 2017 pada Agama.
Tambah Komentar
0 Jawaban
  • Jawaban Anda

    Dengan memposting jawaban, anda setuju dengan Kebijakan Privasi dan ketentuan layanan.