Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

Satanic yang selama ini menjadi hal tabu di bumi tercinta Indonesia, masyarakat Indonesia belum begitu mengenal orang-orang satanic yang katanya menyembah setan. Hal ini perlu di bahas dan perlu di ketahui oleh banyak orang agar tidak ada lagi pengertia dan berita simpang siur.

SatanicSatanic

Disini saya akan menanyakan tentang teori satanisme dan seluk beluk dari aliran tersebut. Semoga ada yang sudah memahi betul tentang ini dan menjawab pertanyaan dari saya :thumbup salam darkness.

Doktor Ditanyakan on 27 October 2016 pada Pengetahuan.
Tambah Komentar
3 Jawaban

mungkin artikel saya bisa membantu anda dalam mencari seluk beluk nya !
~> https://goo.gl/5pfgMc (Hubungan teknologi dengan angka 666)
~>https://goo.gl/9bfSq6 (Misteri Angka setan 666)

Mungkin sudah sebagian ada yang tau om draknes karna sekarang Rumah ibadah penyembah iblis lucifer resmi di buka di Kolombia. Tidak perlu sembunyi2 lagi !

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

RE: Seperti apa sebenarnya Teori Satanisme ?

SMA Terjawab on 27 October 2016

Baru tau ane gan kalo udah resmi gitu :ngakak makasih ilmunya @Exsel

on 27 October 2016.

sama-sama om @drakness :2thumbup

on 27 October 2016.

Makin edan ini dunia.. satan d sembah .. resmi lagi.. keren pulak arsitetur bangunannya.. praktek perdukunan indonesia mesti punya lapak kek gini kwkwkw

on 27 October 2016.

Dukun Indonesia kayaknya lebih super di banding satanic gan 😀

on 27 October 2016.

http://lk21.tv/satanic-2016/

Filem nya om nonton yuk wkkwkwkw

on 23 November 2016.
Tambah Komentar

Setanisme adalah sekelompok keyakinan ideologis dan filosofis berdasarkan karakter dari Setan. Praktik keagamaan kontemporer Setanisme dimulai dengan berdirinya Gereja Setan pada tahun 1966, meskipun preseden sejarah beberapa ada. Sebelum praktek umum, Setanisme ada terutama sebagai tuduhan oleh berbagai kelompok Kristen terhadap lawan ideologis yang dirasakan, daripada identitas diri. Setanisme, dan konsep Setan, juga telah digunakan oleh seniman dan penghibur untuk ekspresi simbolik.

SatanismeSatanisme

Tuduhan bahwa berbagai kelompok telah setan berlatih telah dibuat sepanjang sejarah Kristen. Selama Abad Pertengahan, Inkuisisi melekat pada Gereja Katolik Roma menyatakan bahwa berbagai sekte Kristen sesat dan kelompok-kelompok, seperti Ksatria Templar dan Cathar, dilakukan ritual setan rahasia. Pada periode Modern Awal berikutnya, kepercayaan dalam konspirasi setan luas penyihir mengakibatkan percobaan massa penyihir diduga di seluruh Eropa dan koloni-koloni Amerika Utara. Pada 1980-an dan 1990-an, Satanic ritual melanggar histeria menyebar melalui Amerika Serikat dan Inggris, di tengah kekhawatiran tak berdasar bahwa kelompok pemuja setan secara teratur melakukan pelecehan seksual dan membunuh anak-anak dalam ritus mereka. Dalam hampir semua kasus ini, tidak ada bukti yang menguatkan bahwa salah satu dari mereka yang dituduh Setanisme sebenarnya praktisi dari agama setan atau bersalah atas tuduhan yang ditujukan pada mereka.

Sejak abad ke-19, berbagai kelompok agama kecil telah muncul yang mengidentifikasi diri sebagai setan atau menggunakan ikonografi setan. kelompok setan yang muncul setelah tahun 1960-an secara luas beragam, tapi dua tren utama yang teistik Setanisme dan ateistik Setanisme. Teistik setan menghormati Setan sebagai dewa supernatural, melihat dia tidak mahakuasa melainkan sebagai bapa bangsa. Sebaliknya, ateistik setan menganggap Setan hanya sebagai simbol sifat manusia tertentu.

Megister Terjawab on 27 October 2016
Tambah Komentar

Apa Itu Satanisme?

Satanisme adalah suatu ajaran yang mengajarkan tentang penolakan terhadap agama-agama yang ada dimuka bumi ini. Ajaran satanisme menekankan pada pemujaan terhadap setan dan mereka melakukan perbuatan yang dilarang dan dianggap dosa oleh agama. Kaum satanis (penganut satanisme) tidak mempercayai adanya surga dan neraka. Mereka melakukan ritual-ritual pemujaan yang bertolak belakang dengan ritual-ritual keagamaan yang diajarkan oleh para utusan tuhan.

Sejarah Satanisme

Kaum Satanis, yakni para pengikut ajaran satanisme, sudah ada dan melaksanakan kegiatan mereka di setiap tahap sejarah dan dalam setiap peradaban, dari Mesir kuno sampai Yunani kuno, serta sejak Abad Pertengahan sampai hari ini.

Di antara abad ke-14 dan ke-16, para tukang sihir dan orang yang menolak agama sama-sama memuja setan. Setelah tahun 1880-an, di Prancis, Inggris, Jerman, dan sekaligus di berbagai negara lain di Eropa dan Amerika, Satanisme diatur dalam perkumpulan dan tersebar di kalangan orang yang mencari keyakinan dan agama lain.

Penyembahan setan terus berlanjut sejak abad ke-19, mula-mula sebagai Satanisme tradisional, lalu dalam aliran sesat yang lebih kecil yang merupakan pecahannya.

Upacara kejam yang dilakukan oleh tukang sihir dan orang-orang tak bertuhan, pengorbanan anak dan orang dewasa kepada setan, perayaan Misa Hitam dan upacara Satanisme tradisional lainnya telah diwariskan diam-diam secara turun temurun.

Lambang Satanisme tradisional yang terpenting adalah dewa Romawi kuno Baphomet. Pada waktu itu, Baphomet menjadi lambang bagi orang yang memuja setan.

http://blog.templarhistory.com/wp-content/uploads/baphomet-e1270080262176.gif

Para ahli sejarah yang menelusuri asal-usul sosok berkepala kambing ini telah menemukan beberapa petunjuk penting tentang kegiatan Satanis.

Lambang Satanis terpenting kedua adalah pentagram, yaitu bintang bersegi lima di dalam lingkaran. Yang menarik, ada dua perkumpulan rahasia lainnya di samping para Satanis yang menggunakan Baphomet dan pentagram sebagai lambang.

http://2.bp.blogspot.com/_CEoSkenTZr0/TUkHoHsA5BI/AAAAAAAAALM/gx4CR4PUoZA/s1600/Satanisme.gif

Yang pertama adalah perkumpulan Kesatria Biara Yerusalem (Knight Templars), yaitu perkumpulan yang dituduh oleh Gereja Katolik sebagai penyembah setan, dan dibubarkan pada tahun 1311.

Perkumpulan lainnya adalah perkumpulan Mason yang telah bertahun-tahun lamanya menimbulkan rasa penasaran karena kerahasiaan dan upacaranya yang aneh.

Banyak ahli sejarah, yang telah menyelidiki masalah itu, percaya bahwa terdapat hubungan antara Kesatria Biara Yerusalem dengan perkumpulan Mason.

Menurut mereka, kedua kelompok itu saling melanjutkan satu sama lain. Sesudah Kesatria Biara Yerusalem dilarang oleh Gereja, perkumpulan itu melanjutkan keberadaannya secara rahasia dan akhirnya berubah menjadi paham Mason.

Yang pasti tentang Freemasonry adalah perkumpulan ini bersifat amat rahasia, punya susunan organisasi, dengan anggota di seluruh pelosok dunia.

Uraian yang diberikan para ahli seperti Leo Taxil, yang pernah menjadi seorang Mason, namun telah keluar dari perkumpulan itu, mengatakan bahwa para Mason amat menghormati Baphomet dan melangsungkan upacara yang menyerupai tata-cara penyembahan setan.

Kenyataan lain yang menimbulkan kecurigaan adalah bahwa banyak pengikut Satanisme yang kemudian menjadi anggota organisasi Masonic.

Kini, para Satanis telah meninggalkan upacara dan markasnya yang rahasia itu, untuk keluar ke jalan-jalan. Para Satanis bergiat di setiap negara untuk menyebarkan ajarannya dengan gigih dalam buku-buku, terbitan berkala, dan terutama di Internet dalam usaha mereka menarik anggota.

Tak peduli di negara mana pun mereka berada, para Satanis menampilkan citra yang sama. Cara berpakaian, tata cara penyembahan, kesamaan surat yang mereka tinggalkan sebelum melakukan bunuh diri dan ciri lainnya menunjukkan bahwa Satanisme bukanlah gerakan biasa yang dipenuhi para penganggur, melainkan sebuah organisasi yang sengaja bersandar pada landasan pemikiran.

Satanisme dan Materialisme

Pada dasarnya aliran Satanisme dibagi menjadi dua macam, yaitu Teistik dan Atheistik. AliranTeistik atau biasa disebut juga Satanisme Tradisional adalah suatu bentuk kepercayaan yang menganggap bahwa Setan sebagai Dewa.

Sedangkan aliran Atheistik adalah suatu aliran kepercayaan yang tidak menganggap adanya Tuhan ataupun Dewa untuk disembah, melainkan mereka menggunakan “Setan” sebagai simbol pada diri manusia, sebagai simbol keduniawian dan keserakahan atau dengan kata lain mereka dapat dikatakan menyembah diri mereka sendiri.

Salah satu Aliran Satanisme Atheistik yang terkenal adalah Gereja Setan (the Church of Satan) yang didirikan oleh Anton Szandor LaVey (Anton LaVey), karena namanya aliran ini disebut dengan aliran LaVeyan.

Suatu ciri kaum Satanis masa kini adalah mereka semua atheis (tidak mengakui Tuhan). Mereka juga sekaligus kaum materialis, artinya mereka hanya percaya kepada keberadaan benda belaka.

Mereka mengingkari adanya Tuhan dan semua makhluk gaib. Oleh karena itu, kaum Satanis tidak percaya kepada setan sebagai makhluk yang nyata.

Meskipun disebut sebagai penyembah setan, mereka tidak mengakui adanya setan. Bagi kaum Satanis, setan hanyalah lambang yang menyatakan permusuhan mereka terhadap agama dan kekerasan hati mereka.

Dalam sebuah tulisan yang berjudul “Pengantar Setanisme” yang diterbitkan Gereja Setan, dinyatakan bahwa para Satanis sebenarnya adalah Atheis.

Satanisme adalah sebuah agama yang tak mengenal Tuhan dan menganut paham tidak ada yang perlu ditakuti selain akibat tindakan kita.

Kaum Satanis tidak percaya adanya Allah, malaikat, surga atau neraka, iblis, setan, ruh jahat, ruh baik, peri, atau makhluk gaib yang jahat. Satanisme bersifat Atheis, Otodeis: kami menyembah diri kami sendiri. Satanisme adalah materialis, Satanisme adalah lawan agama. (Vexen Crabtree, “A Description of Satanisme”)

Singkatnya, ini adalah hasil filsafat kebendaan dan tak mengenal Tuhan yang telah tersebar sejak abad ke-19. Seperti filsafat ini, Satanisme menyandarkan diri pada teori yang dianggap ilmiah: Teori Evolusi Darwin.
Musik dan Film Satanisme.

Satanisme muncul dalam banyak hal, salah satunya adalah film dan musik. Banyak film yang menceritakan dengan terbuka idiom satanisme serta kisah kuasa gelap (dark forces).

Film populer seperti : Friday The 13th, The Crow, Devils Advocate, Interview With The Vampire, bahkan serial ‘The X-Files’ mengandung alur cerita dimana setan, satanisme atau black magic menjadi bagian penting dari film.

Konon tahun 1968, Anton Szandor La Vey pernah menjadi penasehat teknis sekaligus pemeran film Rosemarys Baby, film Omen 1976 disebut telah memopulerkan satanisme.

Dalam musik ada banyak sekali contoh musik yang berisi satanisme, contoh :

1. Lagu dari Ozzy Osbourne “Anggur baik tapi Wiski lebih cepat, bunuh dirilah satu-satunya jalan keluar”

2. Lagu dari David Bowie (majalah Rolling Stone) mengatakan Rock akan selalu menjadi musik setan.

3. Lagu dari Stairway to Heaven jika di putar terbalik akan memunculkan syair pemujaan setan.

4. Lagu dari Metallica dalam The Prince melantunkan Bida dari bawah, Aku ingin menjual jiwaku. Setan ambil jiwaku.

5. Pink Floyd menulis lagu Lucifer Sam dengan lirik : Lucifer Sam selalu duduk di sisimu..selalu dekat denganmu.

6. Tahun 1992, Red Hot Chilli Peppers saat penerimaan anugreah MTV Awards berucap. Pertama-tama kami ingin berterima kasih pada Setan.

Doktor Terjawab on 27 October 2016
Tambah Komentar
  • Jawaban Anda

    Dengan memposting jawaban, anda setuju dengan Kebijakan Privasi dan ketentuan layanan.